http://agendajaya.blogspot.co.id Latihan Soal Pre Test UKG 2017 Untuk Guru Kelas SD [ Kelas Tinggi ] Sesuai Kisi-kisi terbaru

Petunjuk Latihan Soal a) Anda akan beralih ke laman dowload soal versi offline, jika anda mampu menyelesaikan no 11-20 soal latihan UKG 2017 ini dengan mendapat paling sedikit 7 poin; b) Perlu diketahui Bahwa Kemdikbud telah menyiapkan sebanyak 200 paket soal, dengan jumlah soal sebanyak 60c) Klik tombol lingkaran didepan jawaban yang anda anggap benar; d) Untuk melihat pembahasannya, silahkan anda klik tombol pembahasan soal; e) Klik disini untuk mendownload kisi-kisi resmi UKG 2017 guru SD untuk kelas tinggi

*** selamat mengerjakan***

11. [KD 1.1.3 Aspek Menulis di kelas tinggi] Pendekatan menekankan keterpaduan empat aspek keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis) dalam pembelajaran adalah salah satu Pendekatan yang disarankan dalam pembelajaran menulis yang disebut .... pendekatan komunikatif Pendekatan integrative Pendekatan keterampilan proses Pendekatan tematis Jawaban b. Pendekatan yang disarankan dalam pembelajaran menulis : 1) Pendekatan komunikatif memfokuskan pada keterampilan siswa mengimplementasikan fungsi bahasa (untuk berkomunikasi) dalam pembelajaran. 2) Pendekatan integratif menekankan keterpaduan empat aspek keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis) dalam pembelajaran. 3) Pendekatan keterampilan proses memfokuskan keterampilan siswa dalam mengamati, mengklasifikasi, menginterpretasi, dan mengkomunikasikan. 4) Pendekatan tematis menekankan tema pembelajaran sebagai payung/pemandu dalam pembelajaran 12. [KD 1.1.3 Aspek Menulis di kelas tinggi]

http://agendajaya.blogspot.co.id

http://agendajaya.blogspot.co.id Di bawah ini yang bukan merupakan Teknik menulis cerita terdiri atas hal-hal sebagai berikut .... menjawab pertanyaan membuat kalimat subtitusi Persuasi Jabawan d. Teknik menyusun cerita dapat dilakukan dengan: menjawab pertanyaan, melengkapi kalimat memperbaiki susunan kalimat, memperluas kalimat, subtitusi, transfomtasi dan membuat kalimat. * Persuasi adalah bujukan halus. 13. [KD 1.1.3 Aspek Menulis di kelas tinggi] Model pembelajaran menulis cerita/cerpen di SD meliputi hal-hal berikut, kecuali .... Menceritakan gambar Melanjutkan cerita Menceritakan pengalaman Mendeskripsikan cerita Jawaban : d. Model pembelajaran menulis cerita/cerpen di SD meliputi: menceritakan gambar, melanjutkan ceria lain, menceitakan mimpi, menceritakan pengalaman, dan menceritakan cita-cita

14. [KD 1.2.2 Merancang berbagai kegiatan menulis di kelas tinggi] Berikut adalah kegiatan menulis lanjutan di kelas tinggi, kecuali .... menulis tentang berbagai topic menulis pengumuman menulis pantun menulis memo

http://agendajaya.blogspot.co.id

http://agendajaya.blogspot.co.id Jawaban : d. 5. [KD 1.2.3 Perencanaan dan Pelaksanaan evaluasi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia] karakteristik perencanaan pengajaran yang baik hendaknya mengandung prinsip sebagai berikut .... Memiliki sikap objektif rasio (tepat dan masuk akal), komprehensif dan sistematis (menyeluruh dan tersusun rapi). Merupakan suatu wahana atau wadah untuk mengembangkan segala potensi yang ada dan dimiliki oleh anak didik. Mengendalikan kekuatan sendiri, bukan didasarkan atas kekuatan orang lain. Melakukan studi kasus yang berkesinambungan. Jawabannya a. Menurut Akhlan dan Rahman (1997:7), karakteristik perencanaan pengajaran yang baik hendaknya mengandung prinsip sebagai berikut: a. Mengembangkan hubungan interaksi yang baik di antara sesama manusia, dalam hal ini siswa dan guru serta personal terkait. b. Merupakan suatu wahana atau wadah untuk mengembangkan segala potensi yang ada dan dimiliki oleh anak didik. c. Memiliki sikap objektif rasio (tepat dan masuk akal), komprehensif dan sistematis (menyeluruh dan tersusun rapi). d. Mengendalikan kekuatan sendiri, bukan didasarkan atas kekuatan orang lain, Didukung oleh fakta dan data yang menunjang pencapaian tujuan yang telah di dirumuskan e. Fleksibel dan dinamis, artinya mudah disesuaikan dengan keadaan serta perkembangan ke arah yang lebih baik dan maju. 6. [KD 1.2.3 Perencanaan dan Pelaksanaan evaluasi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia] tahap mengumpulkan informasi tentang keadaan objek evaluasi (siswa) dengan menggunakan teknik tes atau nontes disebut tahapan .... Tahap Tindak Lanjut Tahap Persiapan Tahap Pelaksanaan Tahap Pengolahan Hasil Jawaban : c. Berikut ini penjelasan singkat tentang keempat tahap evaluasi pembelajaran tersebut. (1) Tahap Persiapan

http://agendajaya.blogspot.co.id

http://agendajaya.blogspot.co.id

a) b) c) d) e)

Menurut Damaianti (2007: 8) tahap ini disebut juga tahap perencanaan dan perumusan kriterium. Langkahnya meliputi: perumusan tujuan evaluasi; penetapan aspek-aspek yang akan dievaluasi; menetapkan metode dan bentuk evaluasi (tes/nontes); merencanakan waktu evaluasi; elakukan uji coba (untuk tes) agar dapat mengukur validitas dan reliabilitasnya. Untuk evaluasi yang menggunakan tes, hasil dari tahap ini adalah kisi-kisi soal dan seperangkat alat tes: soal, lembar jawaban (untuk tes tulis), kunci jawaban, dan pedoman penilaian.

2) Tahap Pelaksanaan Tahap pelaksanaan atau disebut juga dengan tahap pengukuran dan pengumpulan data adalah tahap untuk mengumpulkan informasi tentang keadaan objek evaluasi (siswa) dengan menggunakan teknik tes atau nontes. Bila menggunakan teknik tes, soal yang igunakan sebaiknya sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Tes yang digunakan dapat berbentuk tes tulis, lisan, atau praktik.

3) Tahap Pengolahan Hasil Tahap pengolahan hasil adalah tahap pemeriksaan hasil evaluasi dengan memberikan skor. Skor yang diperoleh siswa selanjutnya diubah menjadi nilai. Pada tes tulis pemeriksaan hasil dilakukan setelah tes selesai, sedangkan pada tes lisan dan praktik, pemberian nilai dilakukan bersamaan dengan waktu pelasanaan tes tersebut. 4) Tahap Tindak Lanjut Tahap tindak lanjut atau disebut juga tahap penafsiran adalah tahap untuk mengambil keputusan berdasarkan nilai yang dihasilkan pada tahap pengolahan hasil, misalnya: a) b) c) d)

memperbaiki proses belajar mengajar memperbaiki kesulitan belajar siswa memperbaiki alat evaluasi embuat laporan evaluasi (rapor).

7. [KD 1.3.1 Merumuskan hakikat (pengertian,tujuan,jenis,manfaat) membaca] membaca yang mengutamakan isi bacaan sebagai ungkapan pikiran, perasaan, dan kehendak penulis. Bila hanya ingin mengetahui isinya, membaca cerdas bersifat lugas. Akan tetapi, bila maksudnya untuk memahami dan memilki isi bacaan, maka tergolong kedalam membaca jenis .... Membaca cerdas atau membaca dalam hati Membaca bahasa Membaca teknis Membaca bebas Jawaban : a.

http://agendajaya.blogspot.co.id

http://agendajaya.blogspot.co.id Menurut Soedjono dalam Sue (2004:18-21) ada lima macam membaca, yaitu: membaca bahasa, membaca cerdas atau membaca dalam hati, membaca teknis, membaca emosional, dan membaca bebas. 1) Membaca bahasa Membaca bahasa adalah membaca yang mengutamakan bahasa bacaan. Membaca bahasa mementingkan segi bahasa bacaan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membaca bahasa adalah kesesuian pikir dengan bahasa, perbendaharaan bahasa yang meliputi kosa kata, struktur kalimat, dan ejaan. 2) Membaca cerdas atau membaca dalam hati Membaca cerdas adalah membaca yang mengutamakan isi bacaan sebagai ungkapan pikiran, perasaan, dan kehendak penulis. Bila hanya ingin mengetahui isinya, membaca cerdas bersifat lugas. Akan tetapi, bial maksudnya untuk memahami dan memilki isi bacaan, maka disebut membaca belajar. 3) Membaca teknis Membaca teknis adalah membaca dengan mengarahkan bacaan secara wajar. Wajar maksudnya sesuai ucapan, tekanan, dan intonasinya. Pikiran, perasaan, dan kemauan yang tersimpan dalam bacaan dapat diaktualisasikan dengan baik. 4) Membaca emosional Membaca emosional adalah membaca sebagai sarana untuk memasuki perasaan, yaitu keindahan isi, dan keindahan bahasanya. 5) Membaca bebas Membaca bebas adalah membaca sesuatu atas kehendak sendiri tanpa adanya unsur paksaan dari luar. Unsur dari luar misalnya guru, orang tua, teman, atau pihak-pihak lain.

18. [KD 1.3.1 Merumuskan hakikat (pengertian,tujuan,jenis,manfaat) membaca] 1. 2. 3. 4. 5. 6.

menggunakan ucapan yang tepat, menggunakan frase yang tepat, menggunakan intonasi suara yang wajar, dalam posisi sikap yang baik, menguasai tanda-tanda baca, membaca dengan terang dan jelas,

keterampilan di atas, harus dipunyai dalam jenis membaca .... Membaca cerdas atau membaca dalam hati Membaca bahasa Membaca teknis Membaca nyaring

http://agendajaya.blogspot.co.id

http://agendajaya.blogspot.co.id jawaban : d. JENIS-JENIS MEMBACA DAN KARAKTERISTIKNYA : Ditinjau dari segi terdengar atau tidaknya suara pembaca waktu melakukan kegiatan membaca, maka proses membaca dapat dibedakan menjadi : A. Membaca Nyaring Membaca nyaring adalah kegiatan membaca dengan menyuarakan tulisan yang dibacanya dengan ucapan dan intonasi yang tepat agar pendengar dan pembaca dapat menangkap informasi yang disampaikan oleh penulis, baik yang berupa pikiran, perasaan, sikap, ataupun pengalaman penulis. Ketrampilan yang dituntut dalam membaca nyaring adalah berbagai kemampuan, diantaranya adalah 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.

menggunakan ucapan yang tepat, menggunakan frase yang tepat, menggunakan intonasi suara yang wajar, dalam posisi sikap yang baik, menguasai tanda-tanda baca, membaca dengan terang dan jelas, membaca dengan penuh perasaan, ekspresif, embaca dengan tidak terbata-bata, mengerti serta memahami bahan bacaan yang dibacanya, kecepatan bergantung pada bahan bacaan yang dibacanya, membaca dengan tanpa terus-menerus melihat bahan bacaan, membaca dengan penuh kepercayaan pada diri sendiri.

B. Membaca Dalam Hati Membaca dalam hati adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan tanpa menyuarakan isi bacaan yang dibacanya. Ketrampilan yang dituntut dalam membaca dalam hati antara lain sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

membaca tanpa bersuara, tanpa bibir bergerak, tanpa ada desis apapun, membaca tanpa ada gerakan-gerakan kepala, membaca lebih cepat dibandingkan dengan membaca nyaring tanpa menggunakan jari atau alat lain sebagai penunjuk mengerti dan memahami bahan bacaan, dituntut kecepatan mata dalam membaca, membaca dengan pemahaman yang baik,

19. [KD 1.3.5 membandingkan berbagai jenis wacana bahasa indonesia (deskripsi narasi)] Pendekatan untuk mendapat tanggapan emosional pembaca ataupun kesan pembaca adalah contoh Pendekatan Deskripsi jenis .... Pendekatan Ekspositoris. Pendekatan Impresionistik Pendekatan menurut sikap pengarang Pendekatan Realistik jawabannya : b.

http://agendajaya.blogspot.co.id

http://agendajaya.blogspot.co.id PENDEKATAN DESKRIPSI Pendekatan dalam pendeskripsian dapat dibedakan menjadi beberapa kategori pendekatan yaitu: 1. Pendekatan Ekspositoris Dalam pendekatan ini kita berusaha agar deskripsi yang kita buat dapat memberi keterangan sesuai dengan keadan yang sebenarnya, sehingga pembaca dapat seolah-olah ikut melihat atau merasakan objek yang kita deskripsikan. Karangan jenis ini berisi daftar, detail sesuatu secara lengkap sehingga pembaca dan penalarannya dapat memperoleh kesan keseluruhan tentang sesuatu. 2. Pendekatan Impresionistik Tujuan deskripsi impresionistik ialah untuk mendapatkan tanggapan emosional pembaca ataupun kesan pembaca. Corak deskripsi ini diantaranya juga ditentukan oleh macam kesan apa yang diinginkan penulisnya. 3. Pendekatan menurut Sikap Pengarang Pendekatan ini sangat bergantung pada tujuan yang ingin dicapai, sifat objek, serta pembaca deskripsinya. Dalam menguraikan sebuah gagasan penulis mungkin mengharapkan agar pembaca merasa tidak puas terhadapa suatu tindakan atau keadaan, atau penulis menginginkan agar pembaca juga harus merasakan bahwa persoalan yang dihadapi merupakan masalah yang gawat. Penulis juga dapat membayangkan bahwa akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, sehingga pembaca dari semula sudah disiapkan perasaan yang kurang enak, seram, takut, dan sebagainya (Alkhaidah, 1997). 20. [Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika] Perhatikan contoh berikut. penjumlahan bilangan positif dan negatif siswa mencoba sendiri dengan menggunakan garis bilangan. Contoh tersebut dikemukakan Bruner dalam Teorema Pembelajaran Matematika .... Penyusunan Notasi Pengkontrasan dan Keanekaragaman Pengaitan Jawaban: a. Berdasarkan hasil pengamatannya, Brunner merumuskan 5 teorema dalam pembelajaran matematika, yaitu : 1) Teorema Penyusunan Menerangkan bahwa cara yang terbaik memulai belajar suatu konsep matematika, dalil, defenisi, dan semacamnya adalah dengan cara menyusun penyajiannya. Misalnya dalam mempelajari penjumlahan bilangan positif dan negatif siswa mencoba sendiri dengan menggunakan garis bilangan. 2) Teorema Notasi Menerangkan bahwa dalam pengajaran suatu konsep, penggunaan notasi-notasi matematika harus diberikan secara bertahap, dari yang sederhana ke yang lebih kompleks. 3) Teorema Pengkontrasan dan Keanekaragaman Menerangkan bahwa pengontrasan dan keanekaragaman sangat penting dalam melakukan pengubahan konsep matematika dari yang konkrit ke yang lebih abstrak. Dalam hal ini diperlukan banyak contoh. Contoh yang diberikan harus sesuai dengan rumusan yang diberikan. Misalnya menjelaskan persegi panjang, disertai juga

http://agendajaya.blogspot.co.id

http://agendajaya.blogspot.co.id kemungkinan jajaran genjang dan segi empat lainnya selain persegi panjnag. Dengan demikian siswa dapat membedakan apakah segi empat yang diberikan padanya termasuk persegi panjang atau tidak. 4) Teorema Pengaitan Menerangkan bahwa dalam matematika terdapat hubungan yang berkaitan antara satu konsep dengan konsep yang lain. Di mana materi yang satu merupakan prasyarat yang harus diketahui untuk mempelajari materi yang lain.

http://agendajaya.blogspot.co.id

Latihan Soal Pre Test UKG 2017.pdf

Latihan Soal Pre Test UKG 2017. Untuk Guru Kelas SD. [ Kelas Tinggi ] ... Page 3 of 8. Main menu. Displaying Latihan Soal Pre Test UKG 2017.pdf. Page 1 of 8.

222KB Sizes 2 Downloads 178 Views

Recommend Documents

Kisi-Kisi Soal UKG PKn-SMA 2015.pdf
peserta didik, termasuk kreativitasnya. Page 4 of 17. Kisi-Kisi Soal UKG PKn-SMA 2015.pdf. Kisi-Kisi Soal UKG PKn-SMA 2015.pdf. Open. Extract. Open with.

Pre Test Excerpt
child data from five typologically-different languages. Application .... This made it the first word in the utterance, and the system .... CanCorp (Lee, Wong, Leung,.

Pre Test Excerpt
College students participated in a task which required them to trace or draw various forms ... the drawing and tracing of figure-8s. .... administered via computer.

Pre Test Excerpt
been used to test for the emergence of lexical competition were cohort competitors ..... Experiment 2 widened the domain of reference for our lexical footprint test.

Pre Test Excerpt
all spatial descriptions (in languages which employ them). ..... cluster, consisting of p67, an owl in a hole in a tree, p02, an apple in an otherwise empty bowl,.

Pre Test Excerpt
well as engagement levels that were self-reported during the ... In general, self-reported interest in the task ... learning environment (classroom, human tutor, high stakes learning) .... comparing the predictive power of three banks of predictors.

Pre Test Excerpt
Panels A shows a single frame extracted from a video sequence, while the output of the motion filtering algorithm is shown in Panel B. It is important to note that background noise (i.e. the patterns on the walls and ceilings) have been correctly fil

Pre Test Excerpt
Thus, because learners must track possible mappings across learning events, real world word learning is much more difficult than tested in recent research on desirable difficulties in word learning. Research on cross-situational learning has indicate

PRE TEST MATCHING SHEET pdf.pdf
Whoops! There was a problem loading more pages. Whoops! There was a problem previewing this document. Retrying... Download. Connect more apps... Try one of the apps below to open or edit this item. PRE TEST MATCHING SHEET pdf.pdf. PRE TEST MATCHING S

evs pre test tool.pdf
Connect more apps... Try one of the apps below to open or edit this item. evs pre test tool.pdf. evs pre test tool.pdf. Open. Extract. Open with. Sign In. Main menu.